Sabtu, 20 Oktober 2012

Fakta Anak Kembar

Memiliki anak kembar memang mempunyai keunikan dan kesenangan tersendiri bagi sebagian orang, dan sebagian orang lainnya mungkin juga kerepotan dengan lahirnya anak kembar, tetapi yang jelas seorang ibu yang melahirkan anak kembarnya akan sangat sedang dengan kehadiran buah hati yang imut yang jumlahnya minimal dua dengan wajah yang sama (hampir sama). ternyata hamilnyas eorang ibu dengan dua anak kembar bukan hanya di karenakan oleh faktor genetik, melainkan ada beberapa faktor lain yang bisa menimbulkan seorang ibu hamil kembar.
Faktor keturunan memang hal yang utama karena gen ini bisa diwariskan ke turunan berikutnya. Meskipun hingga kini belum diketahui gen apa yang bisa menyebabkan seseorang mengalami hiperovulasi (ovulasi yang banyak).

Faktor yang mempengaruhi terjadinya anak kembar adalah:

1. Usia ibu saat mengandung
Peluang hamil kembar berhubungan dengan usia, dan puncaknya pada usia 35 dan 39 tahun. Karena perempuan berusia di atas 35 tahun menghasilkan follicle stimulating hormone (FSH) yang lebih banyak dibandingkan dengan usia muda, dan perempuan dengan FSH tinggi bisa melepaskan lebih dari satu sel telur dalam sebuah siklus.
Namun kehamilan di usia ini juga meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia (tekanan darah tinggi), terutama jika kehamilan tersebut adalah yang pertama.


2. Tinggi dan berat badan ibu
Perempuan yang memiliki tubuh tinggi dan agak gemuk cenderung lebih sering memiliki kehamilan kembar. Hal ini kemungkinan karena ukuran tubuhnya memadai untuk pertumbuhan lebih dari satu bayi.

 
3. Ras
Kehamilan kembar lebih umum terjadi pada orang yang memiliki ras Afrika Amerika dan lebih sedikit terjadi pada ras Hispanik dan Asia.


4. Pengaruh dari kehamilan sebelumnya
Perempuan yang pernah hamil sebelumnya, setidaknya sudah memiliki satu anak cenderung lebih mudah untuk memiliki anak kembar dibandingkan perempuan yang baru pertama kali hamil.
Karena biasanya rahim sudah agak merenggang dan tubuh perempuan cenderung lebih mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan tambahan dari anak kembar.

5. Makanan yang dikonsumsi
Konsumsi kentang manis atau ubi-ubian yang berisi zat kimia tertentu dapat menginduksi hiperovulasi (ovulasi yang banyak). Selain itu sebuah studi menunjukkan perempuan yang teratur mengonsumsi susu bisa memberikan pengaruh terhadap kehamilan kembar. 




Resiko yang terjadi pada anak kembar:
  1. Kembar seiras berasal dari satu telur yang tersenyawa dengan 1 sperma. Mereka akan mempunyai jantina yang sama dan rupa yang sama.
    Kembar tidak seiras pula berasal dari telur-telur yang disenyawakan oleh sperma yang berbeza. Ia mungkin mempunyai jantina yang berbeza atau sama.
  2. Ubat kesuburan menambahkan risiko mendapat anak kembar. Clomid memberikan 10% risiko manakala Gonal F memberikan risiko 30%.
    Kandungan kembar mempunyai lebih risiko untuk lahir pra-matang, keguguran dan kejadian bayi cacat.
  3. Bayi selalunya mempunyai berat badan yang lebih kecil semasa dalam kandungan dan selepas lahir.
  4. Kandungan kembar mempunyai lebih risiko untuk kematian bayi dalam kandungan, samada salah satu atau keduanya berkemungkinan berpunca dari masalah uri, tali pusat terbelit, kecacatan dan lain-lain.
  5. Vanishing Twin adalah istilah yang digunakan untuk mengambarkan kandungan kembar yang tiba-tiba hilang dan menjadi satu. Ia selalunya terjadi pada awal kehamilan iaitu 6-7 minggu dan cuma dikesan melalui ujian ultrasounds.
  6. Ibu yang hamil anak kembar lebih berisiko untuk mengalami PRE-ECLAMPSIA, satu keadaan penyakit darah tinggi yang serius dan juga masalah kencing manis.
  7. Disebabkan oleh uri yang lebih besar, ibu lebih berkemungkinan untuk mendapat Placenta Previa, satu keadaan dimana uri berada pada kedudukan bawah yang boleh meberikan pendarahan faraj semasa hamil.
  8. Ibu sering mendapat ‘ morning sickness yang berganda dari biasa dan sakit sakit semasa hamil yang lebih kerap dan teruk dari kandungan biasa.
  9. Peluang hamil kembar menjadi tinggi sekiranya anda mempunyai saudara terdekat yang mempunyai anak kembar.
  10. Hamil kembar bermakna ibu hamil kembar perlukan lebih pemakanan vitamin dan zat dari kandungan tunggal kerana anda akan lebih kerap mendapat anemia iaitu masalah kekurangan sel darah merah.
  11. Anda lebih berisiko untuk menjalani pembedahan ceasarean kerana bayi kembar lebih cenderung berada dalam kedudukan tidak normal kerana saiz yang lebih kecil.
  12. Ibu kembar lebih kerap mendapat risiko tumpah darah selepas melahirkan samada kelahiran melalui caesarean mahupun kelahiran normal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar